Investasi Bisnis Online

 
Investasi Bisnis Online
Bisnis online adalah salah satu sarana untuk bebas secara finansial. Dimana itu artinya tanpa harus bekerja lagi, income akan terus datang.

Tapi seperti semua bisnis pada umumnya, kita harus mengerti bagaimana aturan mainnya. Kita harus mengerti bahwa juga ada batas waktu dimana suatu bisnis masih bisa dijalankan atau tidak, kapan kita harus masuk dan kapan kita  harus keluar.

Postingan ini hanya sebuah ide secara garis besar bagi teman-teman yang memulai karir finansialnya melalui bisnis online.

Bagaimana memanfaatkan bisnis online menjadi batu loncatan untuk bebas secara finansial. Tentunya teman-teman tidak harus mengikuti apa yang saya share disini.

Seperti kita tahu bahwa dalam kuadran ciptaan Robert T. Kiyosaki, mengenai bagaimana uang bekerja, terdapat empat area dimana terbagi dalam dua kuadran besar, kiri dan kanan.

Kuadran kiri menyebutkan bahwa kita harus terus bekerja untuk menghasilkan uang. Sementara kuadran kanan tidak mewajibkan kita untuk bekerja menghasilkan uang.

Tentunya tidak ada yang salah apabila kita memilih salah satu diantaranya, baik itu kuadran kiri maupun kanan.

Hanya saja perlu diingat bahwa kita sebagai individu memiliki keterbatasan ruang dan waktu, dimana tidak mungkin kita bekerja selama 24 jam dalam sehari untuk 100 tahun kedepan.

Menurut saya, kita mau tidak mau harus mendapatkan cara bagaimana membuat sesuatu berjalan dengan sendirinya untuk menghasilkan income tanpa memerlukan bantuan fisik dari kita lagi.

Hal inilah yang disebut oleh Kiyosaki sebagai “aset”, yaitu sesuatu yang menghasilkan income secara berkesinambungan tanpa kita terlibat langsung secara fisik di dalamnya.

Pada awalnya kita tentu harus terlibat secara langsung untuk membentuk semua aset tersebut. Mereka tidak jadi dalam semalam, sehari, atau bahkan sebulan.

Diperlukan sesuatu yang disebut dengan dedikasi. Dedikasi untuk membentuk semua aset tersebut dari yang tadinya tidak ada, menjadi sesuatu yang real, bisa menghasilkan sesuatu yang positif bagi kita.

Dalam buku novel klasik berjudul “the Richest Man in Babylon” karya George S. Clason, dijelaskan mengenai lima hukum tentang emas.

Bagaimana kita membuat emas beranak pinak, membuat kekayaan yang layak untuk kita. Dimana semuanya berawal dari apa yang kita lakukan sekarang, kemudian kita bangun kemudian.

Teman-teman yang menjalankan bisnis online, baik itu menjual barang atau jasa, atau mendapatkan income dari PPC, PPS, CPA, dan lain-lain, perlu diperhatikan untuk membangun kekayaan yang langgeng adalah mengerti bagaimana uang bekerja, kemudian merencanakan apa yang akan dilakukan agar hasil dari bisnis online yang dijalankan akan tetap berkembang terus, bahkan jika teman-teman sudah mengurangi aktifitas fisik dari bisnis online tersebut.

Jangan sampai jika teman-teman tidak menjalankan bisnis online selama satu minggu, satu bulan, atau satu tahun, maka income bisnis teman-teman juga berhenti.

Rencanakan investasi teman-teman dari setiap rupiah yang teman-teman hasilkan dari bisnis online.

Merencanakan adalah hal yang sangat membosankan, namun di tahapan inilah kita bisa mengukur dan membuat apa yang akan kita kerjakan berjalan dengan lancar serta efektif.

Membuat rencana juga membutuhkan pengalaman, dimana kali ke-1000 akan lebih baik dari pada kali pertama kita merencanakan sesuatu.

Kita harus membiasakan membuat perencanaan agar menjadi seorang individu yang tajam dan efektif.

George Washington, presiden pertama Amerika Serikat, adalah seorang perencana ulung. Dia merupakan seorang ahli dalam pengukuran dan perencanaan, sehingga dia dapat memungkinkan membentuk suatu negara dari nol. Tentunya membentuk suatu negara bukanlah pekerjaan yang mudah.

Hal-hal besar di dunia ini membutuhkan perencanaan yang matang, begitu pula dengan kehidupan finansial kita.

Bermula dari bisnis online, kemudian berinvestasi di banyak aset yang dapat membuat kita bebas secara finansial.

Mulailah membuat rencana secara detil dari sekarang, kemudian lihatlah bagaimana efektifnya pekerjaan yang kita lakukan.

Post a Comment