Fungsi HTML, CSS, dan JavaScript dalam Sebuah Website

Fungsi HTML, CSS, dan JavaScript dalam Sebuah Website

Fungsi HTML, CSS, dan JavaScript dalam Sebuah Website

Beberapa orang sering bertanya-tanya apa saja sih sebenarnya kegunaan HTML, CSS, dan JavaScript dalam membentuk sebuah website? Sebagai catatan HTML adalah singkatan dari Hypertext Markup Language.

CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheet. Dan JavaScript itu bukan Bahasa Java, mereka adalah dua hal yang berbeda. Perlu diketahui juga bahwa ketiganya adalah bahasa client-side programming.

Artinya untuk menjalankannya tidak diperlukan server atau hosting website. Tapi bisa langsung ditampilkan di browser.

Kalau teman-teman mengerti konsep ketiga bahasa tersebut di atas, pasti semua akan jelas, dan teman-teman akan dengan mudah membuat sebuah website secara straightforward atau jalan mengalir begitu saja.

Seperti sebuah bangunan rumah atau gedung, maka dibutuhkan struktur untuk membangun rumah tersebut. Nah, HTML adalah pembentuk struktur dari sebuah website.

Misalkan kita menginginkan adanya sidebar, maka HTML akan membuat struktur untuk sidebar tersebut. HTML mendeklarasikan bagian-bagian yang ingin ada di sebuah website.

Setelah struktur dibuat, maka kita perlu membuat finishing terhadap bangunan rumah atau gedung. Nah, finishing pada website bisa dianalogikan sebagai tugas dari CSS. Misalnya saja CSS bertanggung jawab atas warna dari sebuah elemen HTML.

CSS mengatur peletakan dari elemen-elemen HTML yang sudah dideklarasikan di atas.

Sementara JavaScript lebih banyak digunakan untuk membuat animasi. Juga bisa dimanfaatkan untuk membaca aktivitas pengunjung di website yang bersangkutan.

Misalkan user mengklik sebuah elemen website, maka JavaScript bisa mendeteksinya, kemudian bisa mengirimkan perintah manipulasi berdasarkan klik tadi.

HTML, CSS, dan JavaScript jika digabungkan akan dapat membentuk sebuah website yang bagus dan menarik sekali. Ketiganya masuk ke dalam ruang lingkup web design.

Setelah pembuatan tampilan tersebut, teman-teman bisa melanjutkan pembuatan engine di belakangnya, menggunakan server-side programming seperti PHP, Phyton, ASP, atau yang lainnya.

Semoga Bermanfaat, Jangan lupa share ya!

Post a Comment